Rasa Penasaran Akan Mengubah Seseorang Menjadi Jenius?

   Aku punya satu pertanyaan, apa yang terjadi jika tidak ada yang mengetahui bahwa alam dunia dan akhirat itu berbeda?. Apakah mereka tetap melakukan segala sesuatu dengan indah?, benarkah jika tidak ada kebenaran dalam dunia ini, semua akan sirna?, hidup tidak akan ada lagi artinya?, dan semua hal yang ada di dunia ini akan tidak lagi pada tempatnya?.

   Semua orang pasti pernah melakukan hal yang tidak semestinya. Kenapa?, Hal itu dikarenakan seluruh manusia ini selalu diselimuti oleh rasa penasaran, bahkan manusia tidak akan bisa melakukan apa-apa jika dengan tanpa alasan, yaitu rasa ingin tahu akan sesuatu.

Mengapa ada orang yang rela ingin menabung untuk hanya sekedar membeli Iphone, Kawasaki, atau bahkan sebatas jam tangan Rolex yang harganya berjuta-juta, meskipun semua hal itu fungsinya sama?.

Itu semua karena rasa penasaran. Saat sudah mencapai apa yang menjadi tujuan sesuatu itu dimiliki, semua akan terasa seperti biasa saja. Entah haus dengan rasa penasaran atau rasa haus akan diakui. Lain konteks jika alasan membeli sesuatu tersebut karena adanya gengsi, atau perfeksionisme yang berlebihan. Benar-benar deh, rasa penasaran dan rasa gengsi itu ga beda jauh.

Beberapa orang tidak menyadari, bahwa segala hal di dunia ini adalah permainan, yang dimana akan habis masanya jika seseorang sudah menang maupun kalah. Pintu surga dan neraka adalah buktinya. Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa itu adalah hal yang nyata dan kita semua akan mengalaminya nanti.

Namun, karena kita manusia yang lebih baik akalnya dari seluruh makhluk lainnya, kita di beri waktu untuk memilih mana yang menjadi fokus utama dari pertama kali kita datang ke dunia ini, apakah rasa penasaran akan kebaikan, atau kejelekan?. Semua akan tahu pada akhirnya.

Aku tidak akan memihak pada siapapun. Bahkan satu hal yang pasti, sesuatu yang paling layak kita kejar sewajarnya manusia adalah berlomba-lomba dalam hal penasaran pada kebaikan, apapun wujudnya, apapun bentuknya, dan dimanapun hal-hal kebaikan itu berada.

Itu semua akan membawa kita pada karakter insan yang mulia, karena rasa penasaran akan hal kebaikan adalah sesuatu yang ingin dimiliki oleh semua orang. Haruskah aku bilang, bahwa rasa penasaran yang berlebihan juga akan membawa pada kehancuran?.

Ya, itu benar. Nietzsche berkata, Apollonian (keteraturan) dan Dionysian (kekacauan) akan selalu berdampingan, Maka kita harus bisa menyatukan aspek yang berlawanan dalam diri sendiri. Dan jika ada seseorang yang bisa menyeimbangkan antara dualitas tersebut di dalam rasa penasaran, seseorang itu akan menjadi seseorang yang berbakat, seseorang yang hebat, seseorang yang kreatif, dan seseorang yang jenius.

 

- Kyuars, 2025.

Komentar

Postingan Populer